Jumat, 21 November 2014

2nd Wedding Anniversary


“Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a baina kuma fii khair”

Ceritanya hari minggu kemarin adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang kedua. yeay! gak berasa waktu cepat berlalu. Baru dua tahun? yealah baru juga dua taun anak bawang banget sih, istilahnya masih pemula gitu dalam dunia perumahtanggaan *heleuh istilah apa pula itu*. Tidak ada perayaan apa-apa kok, dilewatin biasa aja. 

Tahun kedua pernikahan ini menurut saya adalah masa-masa penyesuaian (banget), apalagi saya yang ga pacaran sama sekali kurang lebih hampir 1bulan lamanya sampai akhirnya memutuskan menikah. 

Banyak kejutan-kejutan kecil seputar sifat atau kebiasaan baik dari pihak saya ataupun dari pihak suami yang tidak ditemukan saat dulu, Sebetulnya tidak ada yang berubah dari sifat asli secara drastis ya, hanya hal-hal kecil dan alhamdulillah bisa dilewati dengan baik, tidak sampai ada gonjang-ganjing yang berarti (ceileee bahasanya udah kayak infotaiment aja).

Ini dia 6 Hal Pernikahan saya :

1. Sekali Dilamar, langsung NIKAH
    Jodoh memang rahasiaNya. Niat awal ingin menikah muda. Alhamdulillah terwujud, malah lebih cepat dari impian. Dilamar dan menikah di usia 22 tahun (setelah hati mantap dan modal cukup :p)

2. Kami #aku dan suami# Tidak Pacaran
    Sebelum menikah, kami tidak melewati fase pacaran.Yang kami lakukan adalah ta'aruf, sesuai dengan tuntunan dalam islam. Jika ingin bertemu maka suami akan main kerumah. Kami tak bersentuhan tangan, apalagi pacaran seperti anak muda jaman sekarang. Kami lebih banyak komunikasi via telepon, untuk lebih mengenal pribadi masing2.

3. Cerita Saat Ta'aruf
    Cerita kami cukup unik. Pertama dia adalah om dari teman dekat saya. Saya cerita sama teman saya itu bahwa saya ingin menikah ga mau pacaran (padahal seusia saya saat itu lagi senang2nya maen tp saya ingin menikah). Singkat cerita dikenalinlah saya sama omnya yang saat itu terpaut usia 5taun diatas saya dan kebetulan omnya juga sudah mau menikah. Saya bilang "bolehlah" haha. Kurang lebih sebulan komunikasi, dengan obrolan standar petemanan tanpa pembicaraan menjurus suka atau cinta2an. Suatu hari janjian bertemu, dia datang kerumah. Pertama kali kopidarat, bertemu muka & bertemu langsung orangtua saya *door. Tidak lama dari situ malamnya dia menelepon dan bilang "Aa niat serius sama neng, ingin punya masa depan dengan neng. Kapan neng siap nikah?" Dag Dig Dug Dueeerrr... Aku dilamaaarrrrr :D

4. Nikah Langsung Hamil
  Menikah tanggal 07 oktober 2012, kosong 1 bulan, kemudian mengandung, dan melahirkan anak pertama tanggal 31 Juli 2013. First wedding anniversary kami sudah menjadi orangtua, Alhamdulilaaah :)



5. Saya Cengeng, dan Suami saya Humoris
   Saya amat sangat cengeng. Masalah kecil bisa membuat saya nangis bombay berlinang air mata. Suami saya humoris cenderung santai dalam hal apapun. Mungkin karena faktor usia kami yang satu mudaan yg satu tua hahaha. Kami pernah marahan sampai berhari2. Diem2an bagai orang asing. Alhamdulillah yang separah ini gak sering terjadi. Sebisa mungkin saya usahakan masalah cepat diselesaikan

6. Kami Ingin Punya 3 Anak
   Anak adalah rejeki, rejeki Allah yang atur. Itu benar, dan kami sangat percaya itu. Namun  jika boleh meminta dan berdoa, kami ingin punya 3 anak, dengan jarak satu sama lain minimal 3 tahun. Harapan kami semoga bisa mempersiapkan masa depan tiap anak dengan sebaik2nya. Merawat, mendidik, membesarkannya dengan maksimal penuh kasih sayang. Tiap anak mendapatkan masa kecil yang menyenangkan. Dan akhirnya bisa mewujudkan keluarga bahagia yang selalu kami impikan ^.^

DONE...
postingan kali ini sudah selesai. Ternyata menulis itu menyenangkan ya. Apalagi menulis tentang hal2 yang disukai, keluarga yang dicintai. Rasanya jemari ini ringan menari di atas keyboard. Menulis dari hati :)

Semoga kami bisa saling mencintai, sekarang dan selamanya. Semoga kami bisa bisa menjadi orangtua yang baik untuk anak-anak kami. Semoga kami bisa mewujudkan keluarga impian. Amin ya robbal alamin ^.^





SECRET GARDEN
10 Oktober 2014